Penyebab Penyakit Autis Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Penyebab Penyakit Autis Pada Anak dan Cara Mengatasinya - Belakang ini sering sekali kita dengar istilah autism atau pun anak autis. Sebelumnya sangat jarang sekali kita dengar mengenai penyakit tersebut. Mungkin saja dikarenakan kurang pengetahuan, sehingga masih belum banyak orang yang tahu. Autism ini sendiri adalah gangguan neurdevelopmental dengan ketidak seimbangan interaksi social, komunikasi verbal, serta non verbal dan juga perilaku yang terbatas atau pun berulang-ulang. Orangtua umumnya akan tahu tanda dari penyakita autis pada anak ini setelah anak usia 1 atau 2 tahun.

penyebab penyakit autis pada anak

Penyebab penyakit autisme pada anak

Epigenetis
Mekanisme pigenetis ini akan dapat tingkatkan resiko autism. Yang mana perubahan epigenetic tersebut terjadi sebagai hasil dari modifikasi kromoson histone atau pun modifikasi dasar DNA. Modifikasi tersebut telah diketahu disebabkan oleh salah satu faktor, yakni faktor lingkungan, termasuk halnya obat-obatan, nutrisi, dan juga masalah mental.

Lingkungan prenatal atau sebelum lahir
Penyebab penyakit autisme pada anak yang berikutnya ada kaitannya dengan beberapa faktor resiko sebelum terjadinya kelahiran, contohnya salah usia orangtua yang terlalu tua, terjadinya pendarahan, penggunaan obat psikiatrik, dan juga diabetes oleh sang ibu selama masa kehamilan. Autism ini juga ada kaitanya dengan agen yang beraksi selama 8 minggu pertama walaupun kasus tersebut tergolong jarang sekali terjadi. 

Proses infeksi
Infeksi yang telah terjadi sebelum lahir dikenal sebab penyebab utama autism non genetis. Adanya rubella sebelum lahir bisa aktifkan sistem imun ibu ibu dan tingkatkan resiko autism. Congenital rubella syndrome adalah penyebab lingkungan yang banyak sebabkan autism. Infeksi yang ada kaitannya dengan kekebalan tubuh diawal kehamilan nanti juga akan berdampak pada pengembangan neural dibandingkan infeksi pada akhir kehamilan, tak hanya untuk autism, akan tetapi juga pada gangguan psikiatrik, seperti halnya schiziophrenia.

Cara mengatasi penyakit autisme pada anak

Terapi perilaku dan kemampuan komunikasi anak
Anak dengan autisme ini memang cukup sulit untuk bersosialisasi dan juga berkomunikasi dengan orang lain, sehingga perlu sekali dilakukan terapi adlam hal perilaku serta komunikasi. Terapi ini dapat berupa dorongan perilaku yang positif dan juga melarang perilaku yang negative. Caranya dapat dengan memberi penghargaan atau pun hadiah bila mereka lakukan perilaku yang positif. Terapi komunikasi ini juga diperlukan sehingga anak bisa berkomunikasi dengan orang lain.

Terapi obat
Sementara itu untuk jensi terapi obat ini diberikan lebih dari obat untuk kendalikan gejala autisme pada anak yang berdampak negative. Contohnya saja terapi obat untuk atasi perilaku agresif atau pun hiperaktif. Anak autisme ini memang lebih cenderung hiperaktif dan juga tak bisa diam. Apabila berlebihan, maka hal tersebut pastinya tak baik bagi diri anak sendiri dan juga lingkungannya, sehingga perlu diredam sedikit. 

Terapi pengobatan alternatif
Seiring dengan populernya autisme pada anak, maka mulai bermunculan juga klinik pengobatan alternatif yang telah mengklaim bisa sembuhkan anak autisme. Pengobatan alternatif ini sendiri sebenarnya tak disarankan oleh dokter. Meskipun demikian, ternyata masih ada banyak orangtua yang mencoba cara tersebut, walaupun terkadang membahayakan. Orangtua ada baiknya tak langsung mempercayai pada metode alternatif yang masih belum teruji, apalagi pada masalah autisme memang bukanlah sekadar penyakit fisik saja yang bisa diobati oleh obat tertentu.

Baca Juga: Cara Praktis Dan Ekonomis Agar Anak Cerdas

Demikianlah beberapa informasi tentang penyebab penyakit autisme pada anak dan cara mengatasinya. Semoga bisa bermanfaat.

Labels: ,