Kesaksian Gerhana Matahari Total Tahun 1983

Lingkaranilmu.com - artikel ini mungkin hanya di tulis tiga ratus lima puluh tahun sekali, karena menurut penelitian, gerhana matahari total yang akan terjadi pada tanggal 9 maret 2016 ini, akan terjadi lagi sekitar 350 tahun lagi. Hanya Allah yang maha tahu.

Fenomena yang langka ini memang pernah terjadi pada tahun 1983, karena pada tahun itu saya sendiri sempat menyaksikan gerhana matahari total, adapun pada tahun-tahun yang lainya pernah juga terjadi, tapi saya tidak menyaksikanya, karena itu saya hanya menyebutkan pada tahun 1983.

Pada waktu gerhana matahari total tahun 1983, saat itu saya masih berumur kurang lebih 10 tahun atau SD kelas tiga.

33 tahun yang lalu.. masih segar teringat di benak saya kisah terjadinya gerhana matahari total, semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi semua orang yang membaca artikel ini.

kesaksian gerhana matahari


Saksi hidup melihat gerhana matahari total dua kali

Dan mungkin saya salah satu orang yang di berikan kesempatan melihat gerhana matahari total saya sangat bersyukur sekali karena pada saat ini saya masih dalam keadaan sehat wal’afiat tidak kurang suatu apapun dan menjadi saksi hidup ketika terjadinya gerhana matahari total 1983, dan insya Allah  apabila saya juga di berikan kesempatan lagi pada terjadinya gerhana tahun ini, maka saya juga menjadi saksi hidup yang melihat terjadinya gerhana matahari total dua kali. Alhamdulillah.

Seperti kota hantu

Pengalaman saya pada waktu itu melihat “gerhana matahari total 1983” semua toko atau pasar tutup, dan orang tidak berani keluar rumah, karena ada beredar informasi, bahwa hati-hati jangan melihat langsung (dengan mata telanjang) ketika terjadinya fenomena gerhana matahari total, karena bisa menyebabkan kebutaan.rupanya itu yang menjadi orang-orang pada takut keluar rumah. Bro, tanya dulu nih... memang pada tahun delapan puluhan kata-kata fenomena sudah ada gitu bro.. ? dan informasinya dari mana tuh.. ? kan belum ada internet ?.

Ya.. kalau kata-kata fenomena sih sudah ada tapi belum rame di pakai orang, adapun informasinya adalah di dapat dari mulut ke mulut, ada juga himbauan dari pemerintah lewat instansi-instansi lembaga dari pusat ke daerah terus keplosok-plosok desa dengan cara mengirim surat, dan ada juga informasi yang paling cepat pada saat itu, yaitu lewat telepon dan telegram, yang hanya di miliki oleh jawatan kerata api, karena pada waktu itu masyarakat cuman ada telivisi doang, juga yang punya masih satu dua gitu, dan televisi juga masih hitam putih bro... bahkan pada waktu itu juga listrik belum ada, jadi kalau pengen nyalain tv harus pakai accu atau diesel yang 110 itu bro..  maklum saya tinggal di kampung.

Karena belum ada listrik, ada juga masyarakat yang secara swadaya membeli diesel dan di salurkan ke setiap rumah, lalu di pungut iuran untuk membeli solarnya.

Malam merindukan siang benar-benar terjadi
 
Kehidupan malam pada tahun-tahun itu memang susah, semua orang mengharap agar malam itu cepat berlalu dan berganti siang, cahaya matahari dan rembulan menjadi kebanggaan orang-orang pada saat itu.

Setelah mendengar akan terjadinya gerhana matahari, semua orang tidak mengerti, apa yang bakal akan terjadi dengan gerhana itu, yang mereka tahu dilarang untuk melihat dengan mata telanjang.

Hari ha terjadinya gerhana matahari total

Setelah pagi datang pada saat itu,sambil duduk-duduk asyik di dalam rumah, menunggu kejadian itu, kira-kira jam satu atau jam dua siang, saya juga sudah lupa waktu persisnya jam berapa.. terjadilah gerhana matahri total itu, orang tua saya sudah menghimbau kepada saya dan yang lainya “awas ! jangan melihat langsung”  dan saya hanya berani melihat dengan cara mengintip dari sela-sela lubang rumah, itu pun tanpa sepengetahuan ayah saya. eh... ternyata memang gelap mataharinya tertutup, pada saat itu ngga ngerti tuh bro... mataharinya tertutup apa, yang saya tahu adalah gelap seperti malam, dan gelap itu terjadi sekitar beberapa menit saja.. lalu perlahan terang dan semakin terang seperti semula.

Ketika itu memang semua keluarga saya pada tegang dan cemas, karena khawatir ada yang melihatnya lalu buta. Tapi alhamdulillah bro... nggak terjadi apa-apa tuh selain gelap saja..

Jangan melihat dengan mata telanjang bisa buta

Pada waktu itu memang benar-benar sepi semua orang lebih memilih tinggal di rumah, dari pada nantinya buta. Maklum pada waktu itu saya tinggal di daerah kampung kecil di kabuten indramayu, jawa-barat. Orang-orangnya masih lugu, jujur dan mudah percaya, katanya kalau melihat gerhana matahari dengan mata langsung di sengaja ataupun tidak di sengaja maka akan buta matanya. Maka dari pada itu semua orang tidak berani keluar rumah.

Ilmuwan pada era delapan puluhan

Tapi seingat saya, memang para ilmuwan pada saat itu, sedang mengadakan penelitian dan yang saya lihat di berita tv juga ada salah satu binatang monyet yang di jadikan obyek penelitian, yang nanti monyet itu di biarkan melihat terjadinya gerhana matahri total, setelah itu apakah monyet itu jadi buta atau tidak.

Bro, mungkin pada waktu itu di larang melihat langsung...!  karena buat jaga-jaga saja, kan masih baru tahap penelitian buktinya ada percobaan monyet itu. Intinya buat antisipasi kayak gitu bro... takutnya karena belum ada hasil penelitian, kalau memang benar-benar buta.. dan di biarkan masyarakat melihatnya, pasti korbanya sangat banyak bro.. masa penduduk seindonesia buta semua, kan lucu jadinya bro... wah pintar juga ya kamu...

Tidak tahu daerah mana saja yang terlintasi GMT

Terjadinya gerhana matahari total tahun 1983, entah di daerah mana saja itu yang tidak tahu, dan dapat informasi akan terjadinya gerhana pun sudah merupakan hal yang luar biasa.

Pada saat itu islam belum banyak yang antusias

Agama juga pada waktu itu belum banyak yang antusias, mensosialisasi apa yang harus dilakukan karena tidak ada sama sekali himbauan ketika terjadi gerhana matahari untuk mengerjakan shalat kusuf. Apa memang sayanya saja yang tidak tahu ya...?  karena kan pada waktu itu saya kan masih kecil.

Iya bro.. barangkali kamunya masih kecil, jadi belum tahu apa-apa.. mungkin orang tuamu yang tahu bro... Kalau orang tua saya tahu pastilah keluar ke masjid untuk ikut mengurus persiapan shalat gerhana, ini kan tidak ! karena orang tua saya kan termasuk orang pinter agama juga dan rajin beribadah gitu bro...

Teknologi belum canggih seperti sekarang

Dan para peneliti juga belum secanggih zaman sekarang, walaupun gerhana sudah sering terjadi beberapa kali selama dekade ini, namun teknologinya kan belum heboh seperti internet dan lain sebagainya. Jadi harap maklum saja.

Dengan akan terjadinya gerhana matahri total, yang di perkirakan tanggal 9 bulan maret ini.. lantas hal apakah yang paling baik untuk di lakukan bagi umat islam ?

Yang paling baik di lakukan oleh umat islam adalah shalat gerhana matahari, banyak bertasbih, tahmid dan bersadaqah, lantas bagaimana cara atau tekhniknya mengaplikasikan shalat gerhana tersebut ?

ingin tahu jawabanya kunjungi saja topikislam.com dengan judul : cara shalat gerhana matahari total 9 maret 2016.

Di situ akan anda temukan caranya dengan lengkap, semoga berhasil ya...

Semoga tulisan saya ini yang brjudul “kesaksian gerhana matahari total tahun 1983” bermanfaat dan berguna.

Labels: