Ini Penyakit Stroke Yang Paling Mematikan

Lingkaranilmu.com - Korbanya di pastikan mengalami kelumpuhan sampai menunggu ajal menjemputnya. Kenali penyakit stroke sedini mungkin ! jangan sampai anda jadi korban kesekian kalinya.

Dulu strok identik dengan orang lanjut usia. Kini penyakit ini tidak pandang bulu. Siapa saja bisa terserang, termasuk usia produktif yang menjalani gaya hidup tidak sehat, juga kondisi lain seperti penderita hipertensi, obesitas, kelainan jantung juga diabetes.

Stroke menjadi penyakit yang amat menakutkan bagi banyak orang. Penyakit ini bisa berujung pada kematian atau penurunan kualitas hidup karena bisa menyebabkan cacat seumur hidup. Bukan hanya itu, stroke juga membuat orang-orang disekitarnya terbebani, baik secara psikologi maupun ekonomi.

Berdasarkan riset, penyakit stroke yang paling mematikan menjadi penyebab kematian tertinggi untuk katagori penyakit tidak menular di indonesia. Pengidapnya bertambah dari tahun ke tahun karena adanya perubahan pola hidup masyarakat.

penyakit stoke yang mematikan

Kronologi penyakit stroke yang paling mematikan

Serangan stroke terjadi saat otak tidak cukup mendapatkan oksigen akibat adanya gangguan aliran darah ke otak. Otak membutuhkan oksigen dan nutrisi untuk menjaga sel-sel  saraf tetap hidup sehingga bisa menjalankan fungsinya sebagai pengantar rangsangan dari reseptor (alat indra) ke system saraf pusat atau sebaliknya. Jika sel saraf ini terganggu, akan terjadi kelumpuhan anggota tubuh, gangguan bicara, sampai gangguan kesadaran. Hati-hati ! serangan Penyakit Stroke Yang Paling Mematikan terjadi secara mendadak tidak dapat diperhitungkan.

Gejala awal penyakit stroke yang paling mematikan

Meski seringkali mendadak, stroke biasanya didahului oleh serangan ringan, seperti kesemuten, sulit bicara secra tiba-tiba, vertigo, dan gangguan pandang separuh. Serangan stroke ringan ini juga bisa mengakibatkan pasien mengalam kebingungan sementara, misalnya daya ingatanya terganggu, melakukan tindakan diluar kebiasaan, atau kesulitan memahami pembicaraan orang lain.
Serangan itu hanya berlangsung beberapa saat sehingga sering kali tidak di sadari. Padahal mengenali gejala stroke ini amat penting, sebab hampir 50 persen pasien yang pernah menderita serangan stroke ringan itu akan mengalami stroke berat.

Hanya Dua Hal Penyebabnya

Terhentinya pasokan darah ke otak bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu adanya penyumbatan pembuluh darah arteri menuju ke otak yang dikenal sebagai stroke iskemik dan pecahnya pembulu darah otak yang menyebabkan pendarahan (hemorogik). Apabila terserang stroke hanya sepertiga dari pasien hidup yang bisa pulih, selebihnya cacat ringan, sedang , hingga berat.

Stroke Pada Usia Lanjut

Stroke yang terjadi pada usia lanjut,  penyakit ini terjadi secara alamiah. Seiring dengan pertambahan usia, plak pada pembuluh darah semakin menumpuk yang mengakibatkan penyempitan. Dihitung dari usia 35 tahun, risiko stroke meningkat dua kali lipat.

Stroke Pada Usia Produktif

Namun kini penyakit ini tidak pandang bulu. Siapa saja bisa terserang stroke, termasuk usia produktif yang menjalani gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, makanan cepat saji , konsumsi garam berlebihan, kurang berolahraga, stres, atau terlalu banyak menkonsumsi alkohol, gaya hidup seperti itu memang tidak serta merta menimbulkan stroke, tetapi menimbulkan sejumlah kondisi yang memicu stroke. Seperti kelainan jantung, diabetes mellitus, hipertensi, dan obesitas.

Macam-Macam Pemicu Penyakit Stroke Yang Paling Mematikan

Kelainan Jantung bisa Memicu stroke
Kelainan pada jantung, yang merupakan pusat aliran darah ke otak, kelainan ini sebenarnya bisa pula merupakan bawaan lahir, tapi umumnya akibat gaya hidup. Selain itu, operasi jantung juga ternyata bisa menyebabkan serangan stroke, hal itu terjadi karena beberapa hal, misalnya memang pasien memiliki tendensi stroke seperti hipertensi atau kelainan katup jantung. Tekanna darah yang tidak stabil tak lama setelah operasi, dan ketidak disiplinan meminum obat pengencer darah (antikoagulan) bagi pasien dengan katu jantung mekanik, atau prosedur operasi jantung (bypas) yang menggunakan mesin pintas jantung-paru, meskipun dokter mengantisipasinya dengan memberikan antikoagulin dan filter. Selalu ada kesempatan pembekuan darah di situ. Selagi melakukan prosedur operasi, bekuan darah itu bisa lepas sehingga aliran darah menuju otak terganggu.

Diabetes Bisa Memicu Stroke
Diabetes dapat memicu stroke melalui proses atherosclerois (penebalan dinding arteri) dan hiper coagulasi (terbentuknya bekuan darah) yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.

Hipertensi Bisa Memicu Stroke
Sementara hipertensi dapat menambah resiko stroke karena menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke otak berkurang.

Obesitas Bisa Memicu Stroke
Demikian pula obesitas dengan kadar kolestrol dan lemak dalam darah yang tinggi, penyempitan pembuluh darah bisa terjadi.

Gejala penyakit stroke yang paling mematikan juga sering di abaikan

Vertigo
Keadaan pusing yang dirasakan luar biasa dimana penderitanya merasa sekelilingnya berputar.

Gangguan pandang separuh
Penglihatan hanya berfungsi sebelah saja, dengan pandangan yang kabur.


Tiba-tiba susah bicara
Otot-otot di sekitar mulut terasa kaku dan sulit untuk digerakan.

Kesemuten
Pada gejala stroke kesemuten yang terjadi memiliki ciri khas, yaitu terjadi hanya pada bagian tangan kanan dan kaki kiri saja atau sebelah wajah saja, maupun sebaliknya. Kesemuten pada stroke tidak akan hilang meski telah berubah posisi badan.

Meskipun menakutkan, stroke sebenarnya bisa di sembuhkan bila di tangani dengan cepat dan tepat, maka resiko cacat akan diminimalkan.

Sumber : Majalah Tempo

Semoga artikel yang diberi judul Ini penyakit stroke yang paling mematikan dapat bermanfaat.

Labels: ,